Bagaimana Kaitan Antara Kurang Tidur dan Resiko Terjadinya Kecelakaan ?

Inilah Kaitan Antara Kurang Tidur dan Terjadinya Kecelakaan

Ribuan kecelakaan lalu lintas terjadi setiap tahun, penyebab terbesarnya adalah akibat para pengemudi yang kelelahan dan mengantuk karena kurang tidur. Itu adalah salah satu dari sekian bahaya akibat dari kurang tidur.

Kecelakaan menjadi salah satu bukti kurang tidur membahayakan keselamatan kerja. Selain itu juga ada bahaya-bahaya lainnya akibat kurang tidur. Bahayanya yang lain antara lain :

1.   Menjadi lamban dalam bekerja

Kurang tidur akan menyebabkan kemampuan motorik kita melambat dan kurang gesit. Akibatnya, refleks kita menjadi berkurang dan tidak fokus. Maka dari itu, tak heran banyak kecelakaan terjadi di jalan raya karena kecerobohan sopir yang kurang tidur di malam harinya. Kecerobohan tersebut mungkin saja terjadi karena refleks (gerak sadar) tubuh yang kurang.atau karena sulit fokus ketika mengemudi.

Bahkan sebuah riset dari Amerika Serikat mengatakan bahwa bahaya mengemudi kendaraan dalam keadaan mengantuk sama bahayanya dengan mengemudi ketika mabuk. Di era persaingan ketat dewasa ini, kecepatan dan ketangkasan menjadi sesuatu hal yang patut kita miliki untuk meraih prestasi di atas rata-rata. Kecepatan tersebut dapat diperoleh dengan menjaga pola tidur yang cukup supaya gerak refleks dan motorik kita tidak lamban.

2.   Menjadi Tidak Fokus

Bahaya kurang tidur menyebabkan konsentrasi berkurang dan menjadi tidak fokus. Hal ini tentu saja akan membuat segala sesuatunya menjadi buruk ketika Anda sedang bekerja. Apalagi jika Anda bekerja di bidang administrasi. Karena tidak fokus, Anda salah memasukkan data dan membuat data perusahaan menjadi salah dan berantakan. Hal ini bisa menjadi fatal di kemudian hari.

Salah satu hasil riset dari penelitian yang dilakukan ilmuwan dari University of Virginia bahwa tidur dapat melindungi kemampuan mengingat atau mempertahankan memori. Oleh karena itu, bagi Anda terutama yang bekerja di suatu tempat yang membutuhkan kerja otak, amat disarankan memiliki pola tidur yang cukup. Karena kurang tidur bisa mempengaruhi seseorang dalam belajar dan mengingat sesuatu.

3.   Menjadi Emosional

Dengan kondisi mental yang buruk akibat kurang tidur ternyata bisa berdampak buruk pula terhadap keselamatan kerja. Dalam hal ini adalah produktifitas kita dalam melakukan suatu pekerjaan. Kurang tidur menyebabkan terganggunya hormon pengatur kestabilan emosi akibatnya emosi kita menjadi meledak-ledak akibat kurang tidur.

Dalam keadaan emosi yang tidak sehat seperti itu akan menyebabkan produktifitas pekerjaan menjadi terganggu. Karena dalam mengambil keputusan dibutuhkan kondisi suasana hati yang tenang dan jernih. Kelelahan akibat kurang tidur dapat memicu emosi tidak stabil sehingga menjadi lebih cepat marah dan agresif.

Itulah beberapa bahaya akibat kurang tidur. Uraian di atas hanyalah beberapa contoh bahaya dari sekian banyak bahaya yang terjadi akibat kurang tidur. Oleh karena itu jangan biasakan untuk begadang atau tidur larut malam. Jika memang jadwal kerja menuntut untuk kerja hingga malam, usahakan untuk tidur di siang hari sebagai ganti tidur yang kurang di malam hari.

Tidur yang cukup akan mengawali hari Anda menjadi lebih segar dan menyenangkan.

( Sumber Artikel : abcnews.go.com , personneltoday.com )

Artikel Bermanfaat Lainnya Untuk Anda :